Lolos PKKM Liga I, Jurusan BK FIP UNG Wujudkan Sekolah Bebas Dari Narkoba Di Kawasan Teluk Tomini

Oleh: Mohamad Rizal Pautina . 19 Juni 2022 . 11:59:02

Setelah berhasil lolos pada Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) liga I tahun 2022, Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan mewujudkan sekolah bebas dari narkoba dan Konselor sebaya anti narkoba di Kawasan Regional Teluk Tomini.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemdikbud, Kebijakan Kampus Merdeka bertujuan untuk mewujudkan manusia yang berdaya saing, yaitu manusia yang sehat, cerdas, adaptif, kreatif, inovatif, terampil, bermartabat, produktif, dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Salah satu instrumen penting untuk mengimplementasikannya adalah dengan menerapkan delapan Indikator Kinerja Utama (IKU).

Ketua Team Task Force Jurusan BK Salim Korompot, M.Pd, saat bertemu di gedung FIP UNG, menyampaikan, “Alhamdulillah, Prodi BK sebagai Prodi yang masuk dalam liga 1, dari 240 Prodi dan ISS MBKM Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia mendapatkan kepercayaan di tahun pertama dari pemerintah melalui Kemdikbudristek Dikti RI,” ujar Salim, Jumat (15/07/2022).

“Jurusan BK berhasil mendapatkan dan mengelola PKKM liga 1 di tahun pertama ini berdasarkan surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti) pada tanggal 5 Juli 2022, dengan nomor surat 0544/E.E3.1//PM.00.03/2022 tentang penerima bantuan dana PKKM tahap I tahun 2022,” ungkap Salim.

Ketua Jurusan BK itu menjelaskan, program PKKM Prodi BK yang di terima di tahun pertama ini terbagi dalam dua program inti yaitu pendampingan sekolah bebas dari narkoba di Wilayah Regional Teluk Tomini, PIC atau Person In Charge nya adalah Moh. Rizal Pautina, M.Pd.

“Sedangkan untuk program implementasi konsep konselor sebaya anti narkoba di Kawasan Regional Teluk Tomini, PIC nya adalah Dr. Maryam Rahim, M.Pd,” tutur Salim.

Salim mengatakan, program pendampingan sekolah bebas dari narkoba oleh mahasiswa penggerak dengan masyarakat penggerak ini sebagai implementasi MBKM yaitu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam mengaplikasikan teori dan teknik dalam perkuliahan ke bentuk kerja nyata di lapangan melalui pendampingan sekolah bebas dari narkoba serta pengambilan SKS di luar perguruan tinggi.

“Program ini diharapkan dapat membantu sekolah untuk menjadi sekolah bebas dari narkoba dengan melibatkan mahasiswa, dosen dan masyarakat melalui implementasi program MBKM. Dan tentunya juga untuk menambah wawasan, pengetahuan, keterampilan dan etika pergaulan sebagai penguatan dan bekal mahasiswa sebelum terjun pada lingkungan kerja,” katanya.

Selain itu, pria asal Kabupaten Gorontalo Utara itu mengharapkan, program ini dapat membantu dan mendampingi sekolah dalam mengoptimalisasikan kolaborasi dengan berbagai mitra terkait partisipasi dalam penangulangan narkoba secara berkelanjutan.

“Serta membantu sekolah dalam meningkatkan kapasistas pelayanan khususnya dalam bidang bimbingan dan konseling, advokasi, konsultasi, sarana dan prasarana, pengembangan diri peserta didik, inovasi pelayanan konseling, dan manajemen system pelayanan sekolah bebas dari narkoba,” imbuhnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Team Task Force Prodi BK Dr. Maryam Rahim, M.Pd menerangkan, pada program inti yang kedua, mengenai implementasi konsep konselor sebaya anti narkoba di Kawasan Regional Teluk Tomini. Secara rasional para siswa ini adalah generasi harapan bangsa.

“Mereka diharapkan tekun belajar dan menjalankan pola hidup sehat, agar tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berilmu, cerdas, kuat, dan berdaya saing tinggi, untuk menjalani berbagai profesi, menyambut estafet kepemimpinan, dan menyongsong masa depan yang gemilang dalam berbagai bidang kehidupan,” terang Maryam.

Maryam mengatakan, peran tersebut dapat diwujudkan dengan pengembangan kapasitas mahasiswa dalam bentuk pembekalan trainer konselor sebaya anti narkoba, pemberian layanan informasi dalam desain kampanye anti narkoba, serta pembentukan dan pelatihan konselor sebaya melalui komunitas anti narkoba oleh mahasiswa.

“Program ini dipilih karena merupakan salah satu proyek yang sangat relevan dalam rangka mengasah dan mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisa dan menerapkan ilmu sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan pengembangan ilmunya,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Prodi BK Meiske Puluhulawa, M.Pd turut menyampaikan, keberhasilan ini diharapkan dapat menambah semangat dan motivasi bagi seluruh civitas FIP UNG untuk bersama-sama memajukan kampus UNG menuju Perguruan Tinggi yang unggul”

“Salah satunya dengan percepatan pencapaian indicator kinera utama perguruan tinggi seperti yang dipersyaratkan oleh pemerintah,” ujar Meiske, yang juga selaku Tim Task Force Jurusan BK.

Diakhir keterangannya, Kaprodi BK Salim Korompot menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan civitas akademika FIP UNG, serta pimpinan LP3M dan pimpinan Universitas Negeri Gorontalo atas dukungan dan supportnya.

“Lebih khusus kepada seluruh dosen dan tendik di jurusan BK, terutama kepada Prof. Dr. Wenny Hulukati, M.Pd yang senantiasa memberikan motivasi bagi jurusan BK untuk tetap menjadi yang terbaik”

“Demikian pula dengan dosen-dosen lainnya yang selalu bahu membahu menjadikan jurusan BK FIP UNG mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi mahasiswa,”

Agenda

26 - 27 April 2024

Asesmen Lapangan Akreditasi Jurusan Bimbingan dan Konseling FIP UNG

Asesmen Lapangan Akreditasi Jurusan Bimbingan dan Konseling FIP UNG oleh Asesor LAMDIK yaitu: (1) Prof. Dr. Abdul Saman., M.Pd dan (2) Prof. Dr. Dwi Yuwono Pujianto Sugiharto., M.Pd., Kons

24 - 26 Februari 2019

Visitasi Akreditasi Jurusan Bimbingan dan Konseling

Visitasi Akreditasi Jurusan Bimbingan dan Konseling oleh BAN-PT